Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Rasa Malu bagian Dari Iman

Rabu, 13 Maret 2024 | Maret 13, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-03-13T18:50:43Z

Razanews, Jakarta,- Malu adalah sifat atau perasaan seseorang untuk membentengi dirinya dalam melakukan tindakan yang kurang sopan. Agama Islam memerintahkan umatnya untuk memiliki sifat malu dalam sebagai ciri orang beriman Hal ini sebagaimana diterangkan dalam hadits dari sabda Rasulullah SAW, yang berbunyi:

َاْلإِيْمَانُ بِضْعٌ وَسَبْعُوْنَ أَوْ بِضْعٌ وَسِتُّوْنَ شُعْبَةً، فَأَفْضَلُهَا قَوْلُ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ، وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ اْلأَذَى عَنِ الطَّرِيْقِ، وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنَ َاْلإِيْمَانُ.

Artinya: ''Iman itu lebih dari 70 (tujuh puluh) atau 60 (enam puluh) cabang, cabang iman yang tertinggi adalah mengucapkan 'La ilaha illallah', dan cabang iman terendah adalah membuang gangguan (duri) dari jalan, dan rasa malu merupakan cabang dari iman.'' (HR. Bukhari dan Muslim).

Mengutip buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk sifat malu dalam Islam terbagi menjadi tiga macam, yaitu:

Malu Kepada Allah SWT: Orang yang mempunya rasa malu kepada Allah SWT, maka akan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Rasulullah SAW bersabda: "Malulah kalian kepada Allah dengan sungguh-sungguh rasa malu, yaitu dengan menjaga kepala dan isinya; perut dan makanannya; meninggalkan kesenangan dunia; dan mengingat mati."

Malu Kepada Manusia: Orang yang malu kepada manusia maka akan menjaga pandangannya dan tidak memiliki keberanian melakukan dosa di hadapan orang lain.

Malu Kepada Diri Sendiri: Ketika orang memiliki rasa malu kepada dirinya sendiri, maka ia tidak akan sanggup melakukan perbuatan dosa walaupun sedang sendirian.
(Rz.ajh)
×
Berita Terbaru Update